Minggu, 20 November 2011

4#story

Senyum terus terukir diwajahku sepanjang hari, ingatkah? Saat aku sedang menutup pintu dari dalam kau ada didepan pintu, melewati pintu itu. Kau menatapku dan tersenyum. Apa aku tersenyum atau tidak akupun sudah tidak sadar lagi. Bisa dibilang aku terhipnotis selama sekian detik itu juga. Aku berharap aku sempat memberikan senyuman untukmu, seulas senyuman manis.
Melihatmu memberikan senyuman itu aku semakin? Entahlah, aku juga tak mengerti. Yang jelas aku harus memberikan tampang males-untuk menjaga gengsiku- saat diejek oleh teman sebangkuku.
Kini aku berfikir. Kau ada didalam pikiraku, tapi adakah aku didalam pikiranmu? Hatimu? Hemm?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar